Becak, Sate Kere, dan Kota Solo

Sebelum matahari redup di balik jalanan Kota Solo yang sedikit membuatku pening, Pulsar 200 yang legam kugiring ke tepi jalan untuk menemukan kendali orientasi geo-lokasiku yang sedikit campur aduk akibat perjalanan panjang hari itu langsung dari Surabaya. Di tepi jalan itulah aku berjumpa Pak Ma’mun, penarik becak yang sudah sekitar 34 tahun menggoes pedal becak sewaannya. Badannya cukup subur untuk seorang tukang becak yang bertahan hidup selama itu dengan tak memiliki sumber penghasilan lain, kecuali ‘ngebecak’. Uangnya ia kucurkan hanya untuk menghidupi satu istri dan 3 anaknya yang semuanya sudah sukses, dari hasil genjotannya dari tahun 1977.

Ia tiba-tiba tertarik untuk berhenti di dekatku saat kuarahkan kamera ke becaknya. Disinilah kami bertukar sapa dan bercerita pengalaman sehari kami masing-masing. Sambil duduk di tepi jalan di bawah pohon yang meneduhkan, aku traktir Pak Ma’mun dengan seporsi sate kere khas Solo hasil racikan Mas Suratin yang juga ikut nimbrung saat kami berbincang. Mas Suratin memperlihatkan keahlian racikannya dari pengalaman berjualan sate kere selama 11 tahun.

Pak Ma’mun mengeluhkan kemunduran usaha jasa penarikan becak yang semakin hari semakin disempitkan oleh maraknya taksi dan angkot yang memadati Kota Solo yang asri. Ojek pun sekarang sudah ramai dan memakai handphone untuk jasa panggilan. Tapi ia cukup bangga karena si sulung sudah menjadi Sarjana Agama, anak ke-2 nya jadi Sarjana Teknik yang jadi guru di SMK 4 Semarang, dan si bungsu masih di SMA kelas 3 yang bisa menjadi rangking ke-4 di kelasnya.

Jadi apa yang harus ditakutkan bila aku bisa lebih beruntung dari dia dan masih mengkhawatirkan anak-anakku nanti tak bisa bersekolah dengan baik? Pak Ma’mun hanya menjalani hidupnya, dan kesuksesan itu adalah hadiah dari yang di-Atas karena –mungkin – ia tak pernah memberikan jalan bagi para pemuda yang ingin diantarkan ke tempat mesum, katanya mengaku bangga.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s